Kamis, 13 Desember 2012

Robusta

Dengan secangkir kopi
kumulai perjalanan pulang
dari sebuah awal yang panjang.

Terkadang kita tak perlu bertanya
mengapa orang lebih suka
kopi pahit yang membuat sakit perut.

Lalu kupu-kupu di perutku mulai mati,
tetapi perih di dadaku juga berangsur pergi.
Jadi, kulanjutkan saja seperti sebagaimana mestinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Well, I don't hate comments.