Siang ini, aku baru saja pulang dari sekolah tempatku mengajar. Aku melepas jas almamater yang kugunakan sejak pagi dan
menggantungnya di sudut kamar. Setelah kuperhatikan, ternyata lengan
bagian bawahnya tergores warna-warna krayon. Mungkin karena tadi aku
meletakkan lenganku di atas krayon-krayon yang kertas pembungkusnya
sudah terlepas.
Pada
hari-hari lain, ia terkena debu-debu kapur : dari bagian bawah lengan,
hingga bagian belakangnya. Mungkin, ia terkena tangan anak-anak yang
penuh dengan debu kapur. Mereka berkejaran, bersembunyi di belakangku,
dan menarik bagian bawah almamaterku, setelah aku mengajak mereka
menggambar di papan tulis untuk menunggu waktu pulang.
Pada
hari-hari lain aku bertanya-tanya dari mana serat-serat debu bisa
menempel di bagian lengan jas almamaterku. Akupun menyadari bahwa pagi
harinya, aku menemani murid kesayanganku melihat sarang laba-laba di
halaman sekolah. Beberapa kali aku melarangnya untuk menyentuh sarang
laba-laba tersebut. "Nanti rumah laba-labanya rusak. Dilihat aja ya."
kataku. Namun, ia tetap menarik sarang laba-laba yang ada di hadapannya.
Mungkin setelah itu, ia menyentuhkan tangannya pada jas almamaterku.
Ia
semakin usang, karena hampir setiap hari kugunakan di atas kemeja untuk
menempuh perjalanan ke sekolah tempatku mengajar. Terkena peluh, baik
peluhku, maupun peluh anak-anak yang terkadang duduk di sebelahku
setelah berlarian di halaman sekolah. Meskipun memang, ia tidak sesering
itu kugunakan untuk turun ke jalan, datang ke konferensi, atau
presentasi di hadapan para juri.
Bisa
jadi, apa yang kita lakukan hanyalah kewajiban akademik, mungkin juga
kewajiban organisasi. Namun, seberapa besar kebermanfaatannya ada di
tangan kita. Maka sebaiknya begitulah perjuanganmu. Kau menyadari penuh
apa yang kaukerjakan dan apa tujuannya. Namun, (dalam tanda kutip) jangan pernah sadar akan manfaatnya. Agar kau selalu bersemangat untuk
terus bermanfaat.
Mengutip dari Wandra, kita semua sedang berjuang, kawan. Apapun medannya. Aromai jas almamatermu dengan perjuangan.
Apapun itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Well, I don't hate comments.