Senin, 07 Januari 2019

Sebuah Pesan

Untuk kamu juga kita, yang sedang dalam perjalanan.

Selamat bergerak dan menggerakkan. Petakan lagi tujuanmu, tentukan arah, dan mari melangkah. Saat kau merasa ingin berhenti, coba ingat kembali saat-saat kau akan memulai. Percayalah, saat kau ingin pergi, maka detik itu juga ada lengan yang perlu kautarik kembali, mengharapkan kau mencarinya meskipun hanya dalam hati.

Selamat bertumbuh dan menumbuhkan. Bersabar ya! Sebab, siapa yang tidak mampu bertahan dalam proses, tidak berhak menuai hasilnya. Namun bisa jadi, kita tidak mendapatkan kesempatan untuk menuai hasil itu. Nah, di sanalah ujian ikhlasnya. Tapi, bukankah bisa terlibat dalam proses itu sendiri adalah suatu hal yang perlu kita syukuri?

Selamat bersinar dan menyinari. Kau boleh sesekali meredupkan nyala, namun jangan lupa bahwa banyak yang mengharapkan sinarmu : ada hati yang tenang, juga jiwa yang tumbuh karenanya. Kalaupun kau meredup, semoga itu karena kau sedang mengisi daya yang kaupunya untuk bersinar lebih terang lagi.

Nanti, kau akan tahu bagaimana rasanya. Saat kau ingin melupakan, namun tak mampu mengalihkan pandangan. Saat kau ingin acuh tak acuh, namun terlalu khawatir untuk tak peduli. Saat kau ingin berlalu, namun selalu ingin kembali.

Jika kamu merasa letih dan mulai kehabisan energi, kamu tahu kan harus mengisinya ke mana? Iya, kepada-Nya. Hanya kepada-Nya.

Selamat melanjutkan perjalanan, siapa tahu langkah kaki kita menapak pada persimpangan yang sama suatu hari nanti. Seperti yang selalu aku katakan, semoga Allah selalu mendekapmu dengan kasih sayang-Nya.

Salam, temanmu yang sejalan, pernah satu lintasan, atau hanya pertemu di persimpangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Well, I don't hate comments.