Sabtu, 24 September 2011

Puisi Tempo Hari

Jika nanti aku berani
Ingin ku selipkan di tasmu sebuah puisi
Saat kau permisi untuk pergi
Dan kembali lima menit lagi

Ku biarkan kau menerka dan mencari-cari
Hingga kau heran sendiri
Siapakah yang menulis ini
Hingga kau sukar tidur malam nanti

Esoknya, aku akan datang pagi-pagi
Untuk mendengar ceritamu kepada sahabatmu
Di bangku belakang sebelah kiri
Tentang sebuah puisi di tempo hari

Hingga nanti
Saat aku datang di pagi hari
Kau takkan bertanya padaku siapa penulis ini
Tapi berkata padaku, kau juga mencintaiku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Well, I don't hate comments.