Rabu, 13 Januari 2016

Eunoia

Bismillah di setiap tarikan napas, perhatian yang terbagi, rumah yang terasa semakin jauh dan tak ada.

Sepi-sepi malam hari, ketika yang lain terlelap dan hanya terdengar suara peronda setiap jamnya. Tuntutan dari berbagai sisi; pulang tepat waktu, rangkuman materi, getar telepon genggam, indeks prestasi, organisasi, peminatan, perjalanan setahun ke depan.

Perbaiki hati, kuatkan pondasi. Niatkan lelahmu untuk orang-orang yang baik, tujuan-tujuan yang baik dengan langkah-langkah yang baik. Bahkan, khawatirlah pada hal-hal yang baik. Maka, takkan ada pengorbanan yang sia-sia.

Bukan hanya menjalankan, sebab siapapun bisa melakukannya. Ini soal menjaga, kawan. Perhatikanlah arahmu, apakah sudah berjalan pada kebaikan? Sebab, berbuat baik terkadang tidak mudah. Bermanfaat bagi orang lain pun terkadang tidak selalu melalui jalan yang menyenangkan.

Ini baru awal.

"Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, 'Kami telah beriman,' dan mereka tidak diuji?" (QS. Al-Ankabut : 2)

Sebab tak ada sehelai daun pun yang jatuh tanpa Dia tahu, begitu pula doa-doa dan kerja kerasmu.

Bismillah di setiap tarikan napas. Allah tidak pernah tidak melihat usahamu.


Note :
Eunoia [kb, yunani] : pemikiran yang indah, pikiran yang baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Well, I don't hate comments.