Hai kamu, sini —mendekatlah. Saat kamu sedang merasa tidak begitu baik, atau sebut saja; tidak baik. Duduk sebentar, biar kuberitahu beberapa hal.
Bahwa menerima memang tidak pernah semudah mengatakannya. Mengalaminya berkali-kali pun tidak selalu membuat semua menjadi lebih mudah. Tidak perlu selalu dengar apa kata orang. Mereka tahu apa.
Bahwa jika kamu sudah lelah menghibur diri sendiri, tidak apa-apa untuk merasa sejenak, meskipun terkadang kamu berpikir bahwa terlalu banyak merasa itu tidak baik. Seperti halnya kamu bersykur atasnya, kamu boleh merutuki hidup sesekali; sesekali saja ya, jangan terlalu banyak. Semoga kamu selalu ingat akan hal-hal baik yang hinggap di pundakmu setiap harinya.
Bahwa kamu bisa melarikan diri kapanpun kamu mau. Kamu juga bisa kembali ketika kamu siap. Tapi jangan lupa, tinggalkan sedikit pesan agar orang-orang terdekatmu tahu kemana harus mencarimu. Kamu bisa meletakkannya dimanapun; terang-terangan di atas meja dengan namamu di bawahnya atau sedikit tersembunyi di antara lembaran buku yang kamu suka.
Bahwa jika kamu tidak pernah bisa menemukan tempat yang terasa seperti rumah, kuberitahu satu hal; seorang pelaut bisa merasa pulang di tengah samudra yang asing dan luas sekalipun.
Kali ini, untuk kali ini; kamu boleh merasakan semuanya. Kamu boleh berbohong soal apa yang kamu rasakan kepada mereka. Tapi jujurlah pada dirimu sendiri, paling tidak; pada catatan kecilmu, pada sudut-sudut rahasiamu, atau pada kata-kata dalam hatimu.
Hidup memang tidak pernah semudah kelihatannya. Kita siapa? Cuma manusia. Namun, aku yakin; aku, kau, dan kita —akan baik-baik saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Well, I don't hate comments.